Kehilangan pasangan akibat perceraian sangat merusak kesehatan jangka panjang perempuan atau laki-laki, bahkan jika mereka menikah lagi. Perceraian akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes atau kanker hingga 20%, dibandingkan mereka yang menikah. Selain itu, mereka juga berisiko 23% lebih besar mengalami gangguan gerak termasuk masalah naik tangga atau berjalan jarak pendek. Hal ini diungkapkan oleh studi ilmiah yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Chicago and Johns Hopkins University, Baltimore.
