Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

11 November 2009

Doyan Minum Manis Bikin Anak Gendut Saat Remaja

11 November 2009 | 0 komentar
Jakarta, Orangtua harus hati-hati dalam memberikan asupan minuman yang manis saat anak masih kecil. Karena apa yang dikonsumsi anak-anak saat berusia 5 tahun akan mempengaruhi lemak tubuh anak tersebut dalam waktu 10 tahun mendatang.

Sebuah penelitian menunjukkan biasanya orangtua tidak terlalu memperhatikan masalah berat badan putrinya dengan membiarkan anaknya tersebut mengonsumsi dua kali atau lebih minuman yang manis setiap harinya saat masih kecil.

"Tingginya asupan minuman yang manis, seperti soda, minuman rasa buah-buahan dan minuman olahraga pada usia 5 tahun, akan dikaitkan dengan lemak tubuh anak tersebut dalam waktu 10 tahun berikutnya," ujar Dr Laura Fiorito dari Pennsylvania State University, seperti dikutip dari Reuters, Senin (9/11/2009).

read more

Pilihan Ikan yang Aman untuk Ibu Hamil

0 komentar
Jakarta, Konsumsi ikan bagi ibu hamil sangat baik karena ikan merupakan sumber asam lemak omega 3 yang bagus untuk perkembangan saraf otak bayi. Tapi ibu hamil juga harus pintar memilih ikan apa yang baik untuk dikonsumsi saat hamil.

Banyak para ahli yang setuju bahwa perempuan yang sedang hamil harus memenuhi asupan ikan dalam makanannya untuk mencapai kesehatan yang baik serta pertumbuhan dan perkembangan janin yang optimal. Badan pengawas makanan dan obat AS (FDA) menyarankan sebaiknya perempuan hamil mengonsumsi setidaknya 12 sampai 14 ons (2 sampai 3 porsi) ikan per minggu.

read more

Asap Kayu Bakar Picu Bronchiolitis Pada Bayi

0 komentar
Columbia, Polusi udara akibat kayu atau hutan yang terbakar saat ini seringkali terjadi. Tapi penting untuk diketahui bahwa hal ini bisa menjadi faktor risiko terjadinya bronchiolitis yang menyebabkan bayi dirawat di rumah sakit pada tahun pertama kehidupannya.

Bronchiolitis adalah infeksi akut saluran pernapasan bagian bawah yang sebagian besar mempengaruhi anak-anak di bawah usia 1 sampai 2 tahun. Kondisi pernapasan ini awalnya terlihat seperti flu biasa namun lama kelamaan bisa menjadi parah. Hal ini dapat disebabkan oleh virus atau juga bisa akibat pembakaran tidak sempurna.

read more

Mengukur Kadar Kolesterol Lebih Mudah

0 komentar
Metode mengukur kadar kolesterol dalam darah untuk menentukan risiko dari penyakit vaskular (pembuluh darah) kini dapat lebih mudah dilakukan. Kini pasien cukup diukur tingkat kolesterol HDL (kolesterol baik) dalam darahnya atau dengan mengukur apolipoprotein, tak perlu lagi mengukur trigliserida.

Apolipoprotein adalah suatu protein di dalam tubuh yang membantu transportasi kolesterol. Dalam pengukuran kadar apolipoprotein ini tidak perlu memperhatikan bentuk lain dari lemak dalam darah yang disebut dengan trigliserida.

read more

Bercinta Tiga Kali Sehari Menyehatkan

0 komentar
Jika Anda dan pasangan mampu melakukan hubungan seksual lebih dari sehari, kenapa tak dilakukan saja? Namun biasanya keinginan untuk tidak memaksakan berhubungan seks disebabkan karena Anda dan pasangan kerap dihingggapi rasa sungkan.

Padahal menurut sumber dari Askmen.Com dan WebMD yang dikutip Cybernews, semakin sering melakukan hubungan seksual dengan pasangan akan berpengaruh baik pada kesehatan karena dapat merangsang hormon-hormon dan sel-sel di dalam tubuh.

Berikut ini beberapa tips umum agar Anda dan pasangan tak merasa bosan, enggan atau malas melakukan kegiatan seksual secara berulang.

read more

09 November 2009

Bila Bayi Terkena Flu

09 November 2009 | 0 komentar
Saat bayi terkena flu seringkali menjadi rewel dan sulit untuk makan atau minum. Hal ini karena bayi tersebut merasa tidak enak dengan kondisi hidung dan kepalanya yang pusing.

Perawatan yang paling baik untuk mengatasi penyakit flu adalah dengan beristirahat dan mengonsumsi air yang cukup, hal ini juga berlaku bagi bayi yang terkena flu. Caranya bisa dengan lebih sering memberikan botol minum yang berisi susu, air putih atau campuran air dengan madu.

Seperti dikutip dari Babycenter, Kamis (22/10/2009) jika bayi sudah boleh menerima makanan padat cobalah untuk memberinya potongan buah-buahan atau bisa juga dengan memberinya cairan tambahan berupa sup atau air kaldu yang lebih mudah untuk dicerna oleh bayi.

read more

Transplantasi Rahim Bisa Dilakukan 2 Tahun Lagi

0 komentar
Kabar gembira akan segera menghampiri perempuan yang selama ini bermasalah dengan rahimnya. Karena para peneliti di Inggris mengungkapkan bahwa transplantasi rahim manusia akan berhasil dalam waktu dua tahun lagi.

Para ahli di London mengatakan bahwa dirinya telah bekerja keras bagaimana melakukan transplantasi rahim dengan pasokan darah yang biasa, jadi akan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa membuat orang hamil.

read more

Kenaikan Berat Badan yang Normal Selama Hamil

0 komentar
Saat hamil berat badan ibu sudah pasti akan bertambah karena ibu membutuhkan nutrisi yang lebih banyak untuk perkembangan bayinya. Namun banyak ibu yang bingung mengenai kenaikan berat badannya apakah normal atau tidak. Sebenarnya berapa berat badan yang normal selama hamil?

Suka atau tidak suka, kenaikan berat badan saat hamil tidak bisa dihindari. Bayi yang dikandung memerlukan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Tetapi pemikiran pola makan untuk dua orang bukanlah hal yang dapat dimaklumi saat ibu sedang hamil.

read more

Perut Buncit dan Muka Pucat, Ciri Anak Thalassaemia

0 komentar
Apakah anak Anda berperut buncit? Jika jawabannya adalah ya, anda sebagai orang tua perlu waspada. Sebab, bukan tidak mungkin sang anak mengidap thalassaemia.

"Ciri yang paling menonjol dari anak pengidap thalassaemia adalah berperut buncit dan bermuka pucat. Biasanya terjadi saat anak berusia lima tahun," tutur dr Susi Susanah dari Ikatan Dokter Anak Indonesia dalam Sosialisasi Pencegahan Thalassemia di Bale Rumawat Unpad Selasa (27/10/2009).

read more

Ukuran Pinggul Ibu Bisa Memprediksi Risiko Kanker Anak

0 komentar
Peneliti menemukan data bahwa ukuran dan bentuk pinggul seorang perempuan bisa digunakan untuk memprediksi risiko kanker payudara pada anaknya. Penelitian ini melibatkan beberapa ibu hamil dan membutuhkan waktu penelitian yang lama.

"Hasil ini menunjukkan bahwa kita bisa memperkirakan apakah bayi tersebut berisiko terkena kanker payudara saat ia dilahirkan, bahkan bisa membuat prediksi sebelum bayi tersebut dikandung," ujar seorang peneliti Kent L. Thornburg dari Oregon Health & Science University, seperti dikutip dari AOLNews, Rabu (28/10/2009).

read more

Beri Anak Takaran Kalsium dan Gula yang Pas

0 komentar
Asupan nutrisi kalsium dan gula yang tepat bagi anak harus diperhatikan orangtua. Jangan sampai porsinya tidak tepat, kebanyakan atau kekurangan karena akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya.

Pertumbuhan bayi hingga remaja terjadi sangat cepat. Penting bagi orangtua untuk memperhatikan asupan kalsium dan gula si anak. Asupan kalsium yang tepat sangat diperlukan sebagai tabungan kepadatan tulang agar bisa mencapai puncak kepadatan tulang optimal di usia 25 sampai 30 tahun. Sedangkan gula penting untuk diperhatikan agar anak tidak berisiko menderita obesitas atau diabetes nantinya.

read more

Orangtua Bayi Sindrom Miastenik Berharap Ada Keajaiban

0 komentar


Sindrom Miastenik atau congenital myasthenic syndrome (CMS) adalah penyakit kelainan otot dan saraf yang susah diagnosa dan sulit sembuh jika terlambat ditangani. Seorang bapak di Inggris sampai minta bantuan pengadilan agar rumah sakit mau terus melakukan tes terhadap bayinya yang berumur 1 tahun yang sudah divonis sulit untuk disembuhkan.

Bayi berusia 1 tahun berinisial RB sejak dilahirkan memiliki kondisi yang tidak biasa dimana genetik ototnya membuat bayi tersebut sulit untuk bernafas sendiri. Belakangan diketahui bahwa bayi tersebut mengalami congenital myasthenic syndromes.

read more

Konsumsi Serat Tinggi Hambat Kehamilan

0 komentar
Serat diketahui memiliki manfaat yang bagus bagi tubuh. Tapi penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa konsumsi serat yang terlalu banyak bisa menurunkan kadar estrogen dan beberapa hormon reproduksi lainnya.

Peneliti menemukan dari sekitar 250 perempuan berusia 18 sampai 44 tahun, didapatkan perempuan yang mengonsumsi serat berlebih memiliki kadar estrogen dan beberapa hormon reproduksi lainnya seperti progesteron, hormon luteinizing dan follicle-stimulating hormone yang lebih rendah.

read more

Internet Aman untuk si Kecil

0 komentar
Internet sudah menjadi barang umum yang bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Namun seringkali internet ini disalahgunakan untuk mencari hal-hal yang tidak sepantasnya. Bagaimana melindungi anak-anak dari penyalahgunaan internet?

Internet bisa menjadi sumber belajar yang luar biasa bagi anak-anak, dimana bisa membantunya mengerjakan tugas sekolah, mendapatkan informasi terkini, berkomunikasi dengan guru dan bermain game interaktif. Namun, internet juga bisa jadi akses tercepat untuk hal-hal negatif yang dapat mempengaruhi sifat dan perilaku anak.

read more

Anak Minum Susu Tinggi Lemak Punya Tubuh Lebih Kurus

0 komentar
Mungkin banyak orang mengira jika anaknya diberi susu tinggi lemak akan membuatnya terlihat lebih gemuk. Tapi sebuah penelitian dari Sahlgrenska Academy, Swedia menunjukkan anak tersebut memiliki indeks masa tubuh (BMI) yang lebih kecil.

Anak-anak yang berusia delapan tahun dan setiap harinya suka minum susu tinggi lemak justru memiliki nilai indeks masa tubuh (BMI) yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang minum susu lemak sedang atau rendah lemak sekalipun. Didapatkan anak-anak tersebut memiliki berat badan lebih kecil 4 kg.

read more

08 November 2009

Bercerai Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

08 November 2009 | 0 komentar
Kehilangan pasangan akibat perceraian sangat merusak kesehatan jangka panjang perempuan atau laki-laki, bahkan jika mereka menikah lagi.

Perceraian akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes atau kanker hingga 20%, dibandingkan mereka yang menikah. Selain itu, mereka juga berisiko 23% lebih besar mengalami gangguan gerak termasuk masalah naik tangga atau berjalan jarak pendek. Hal ini diungkapkan oleh studi ilmiah yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Chicago and Johns Hopkins University, Baltimore.

read more

Mengekspresikan Kemarahan Cegah Hipertensi

0 komentar
Jangan terlalu sering memendam amarah. Bila tak kuasa menahan emosi, ekspresikan kemarahan Anda dengan berteriak atau melakukan apapun untuk melepaskan beban. Pasalnya, memendam amarah berakibat buruk bagi kesehatan.

Hasil temuan terbaru para peneliti dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh menunjukkan, marah-marah dalam skala ringan bermanfaat bagi kesehatan fisik.

Orang-orang yang merespon situasi yang penuh tekanan dengan kemarahan yang sewajarnya terbukti lebih bisa mempertahankan tekanan darah lebih rendah dan melepaskan lebih sedikit cortisol (yang dikenal sebagai hormon stres), dibandingkan partisipan yang merespon dengan rasa takut atau hanya memendam perasaan mereka.

read more

Patah Hati Memicu Gagal Jantung

0 komentar
Patah hati bisa membunuh. Orang-orang yang kehilangan sosok yang mereka cintai berpeluang enam kali lebih besar mengalami gagal jantung. Demikian simpulan dari riset oleh Thomas Buckley dari Heart Foundation Australia.

Studi Buckley ini mempelajari perubahan-perubahan fisik yang dialami seseorang setelah ditinggal orang tercinta. Penelitian ini melibatkan 160 orang, setengah dari mereka sedang berduka atas kehilangan pasangan atau anak.

read more

Sikat Gigi Dua Kali Sehari

0 komentar
Menyikat gigi pada pagi dan malam hari bisa menekan kerusakan gigi hingga 50%.

Masalah pada gigi dan mulut bisa sangat terkait dengan aneka penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke dan radang paru-paru. Namun, masih banyak orang mengabaikan kesehatan gigi dan mulut. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2004, sekitar 5 miliar orang di seluruh dunia menderita pembusukan gigi (tooth decay), masalah yang sesungguhnya bisa dicegah dengan cara sederhana.

read more

Lansia Aman Berpuasa

0 komentar
Kemampuan lansia untuk berpuasa tidak perlu dirisaukan. Mereka mampu dan boleh menjalankan ibadah puasa, sepanjang kondisi fisik masih stabil, penyakit terkontrol, dan tidak menderita infeksi akut.

Secara fisik, menjadi tua memang membuat seseorang memiliki berbagai keterbatasan. Oleh karena itu lansia sering dicap sebagai kelompok orang yang lemah dan mudah jatuh sakit. Kondisi seperti ini membuat banyak orang meragukan kemampuan para lansia untuk berpuasa sehari penuh. Padahal, puasa aman bagi kesehatan lansia. Justru, puasa bisa mendatangkan manfaat bagi kesehatan mereka.

read more

Translate This Blog to Your Language

Tutorial Blogspot Terbaru

Bahasa dan Sastra Terbaru

Artikel Kesehatan Terbaru

Artikel Suami Isteri Terbaru

Artikel Kehamilan Terbaru

Artikel Anak dan Balita Terbaru

 

Arsip